Evolusi Fun dari Police Quest (1987) ke Tears of Themis

Senin, 20 April 2026

 



Klasifikasi

Tears of Themis:

  • Genre: Otome, Adventure, Card-based RPG, Mystery.

  • Tema: Hukum (Legal), Kriminalitas, Romansa, Sci-fi

  • Rating: 12+

Police Quest 1987:

  • Genre: Otome, Adventure, Card-based RPG, Mystery.

  • Tema: Hukum (Legal), Kriminalitas, Romansa, Sci-fi

  • Rating: 12+

Deskripsi

Tears of Themis merupakan game simulasi detektif dan romansa di mana pemain berperan sebagai pengacara muda di Firma Hukum Themis. Pemain tidak hanya menangani kasus hukum biasa, tapi juga terlibat dalam konspirasi besar yang mengancam kedamaian kota futuristik, Stellis.

(Tampilan halaman utama game dengan visual yang immersive)

Police Quest (1987) adalah game petualangan grafis (graphic adventure)yang menggunakan sistem parser (pemain mengetik perintah seperti "Open Door" atau "Draw Gun"). Fokus utamanya bukan pada aksi tembak-tembakan ala film Hollywood, melainkan pada kepatuhan terhadap hukum dan prosedur kepolisian. 


Story Tears of Themis: Cerita berpusat pada tokoh utama (kamu) yang bergabung dalam X-Note, sebuah proyek investigasi rahasia. Di sepanjang perjalanan, pemain akan didampingi oleh empat pria dengan latar belakang berbeda:

  1. Luke Pearce: Teman masa kecil yang jadi detektif swasta.

  2. Artem Wing: Atasanmu yang merupakan pengacara jenius.

  3. Vyn Richter: Psikiater elegan yang ahli membaca pikiran.

  4. Marius von Hagen: Pewaris perusahaan raksasa yang punya jiwa seni.

(Sumber: HoyoLab)

Police Quest 1987: Pemain berperan sebagai Sonny Bonds, seorang petugas patroli di kota fiktif Lytton. Cerita dimulai dengan tugas harian rutin (menilang mobil, menangani kecelakaan). Namun, seiring berjalannya cerita, Sonny terlibat dalam pengejaran gembong narkoba berbahaya bernama Jessie Bains, yang dijuluki "The Death Angel." Sonny harus naik pangkat menjadi detektif narkoba untuk menyelesaikan kasus ini.

Aturan main utama Tears of Themis: Game ini memadukan beberapa elemen gameplay:

  • Investigasi: Pemain harus mencari bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan melakukan observasi dan interupsi objek. Investigasi terdapat di X-Note Story dan bukti-buktinya tersimpan di NXX HQ sebagai wadah data.

  • Interogasi: Menanyai saksi atau tersangka untuk mendapatkan petunjuk kunci. DI setiap chapter dan level pada chapter tertentu akan ada saatnya berdebat dan menanyakan tersangka untuk mengumpulkan bukti

  • Debat (Battle): Ini adalah mekanisme "pertarungan" utama. Pemain menggunakan kartu (Vision) milik karakter pria untuk berdebat dengan lawan. Kartu memiliki elemen (Logic, Empathy, Intuition) yang saling mengalahkan layaknya batu-gunting-kertas. Semakin besar level kartu dan enhancementnya, semakin besar peluang untuk memenangkan debat.

  • Trial: Di akhir setiap chapter, pemain akan maju ke persidangan untuk menyusun bukti dan memenangkan kasus berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Untuk pendukung gameplay utama:

  • Card Enhancement: Menaikkan level kartu dengan enhancement oracle dan, empathy/logic evolution chips untuk memperkuat kartu saat Legal Study

  • Limited Time Event:  Gacha khusus kartu yang terbatas pada waktu tertentu untuk mendapatkan card story yang lebih menarik. Secara tidak langsung, semua pemain akan diwajibkan update dan mengikuti event. (Karena pada umumnya pemain akan bosan jika hanya bermain main story X-Note)

  • Visit Map: Mengunjungi karakter dan berinteraksi dengan karakter. Disediakan media message, video call, dan mini game di dalamnya (seperti gunting-batu-kertas).

  • Card Gacha: Sistem Gacha untuk menambah kartu. Berikut adalah laman untuk gacha.

  • Preference Adjust: Dapat mengatur UI dan sound pada game sesuai preferensi masing-masing

(Pengaturan untuk mengganti suara dengan pilihan bahasa Jepang, Korea, atau China)

Police Quest 1987: Aturan mainnya terkenal sangat kejam dan disiplin:

  • Protokol Adalah Segalanya: Sebelum masuk mobil patroli, pemain wajib berjalan memutarinya untuk memeriksa ban. Jika lupa, pemain bisa mengalami kecelakaan dan permainan berakhir (Game Over).

  • Sistem Mengetik: Pemain harus mengetik tindakan spesifik. Salah mengetik atau terlambat merespons situasi bahaya akan membuat Sonny terbunuh.

  • Buku Manual: Pemain wajib membaca buku manual fisik (aslinya) yang berisi kode-kode polisi (misal: Kode 10-4) dan prosedur penangkapan yang sah. Jika pemain menangkap penjahat tanpa membacakan hak mereka (Miranda Rights), penjahat itu akan bebas dan pemain kalah

(Adanya story yang sama seperti Tears of themis, namun visual masih grid, sehingga terkesan menegangkan)

Skenario

Tears of Themis: Skenario dalam game ini sangat immersive. Selain Pemain dapat merasakan permainan yang tegang yaitu story-story yang ada di X-Note Story. Pemain dapat menikmati skenario selain X-Note, salah satu skenario yang dapat dinikmati oleh pemain adalah:

  • Cards side story: Dalam event tertentu atau kartu dengan rate S dan SSR, terdapat cerita dibaliknya. Cerita di setiap kartu memiliki keunikan masing-masing dan long yang berbeda-beda.

  • Limited Event side story: Pada event-event tertentu, terdapat gacha yang limited edition untuk mendapatkan kartu tertentu dan juga side story dari tema suatu event. Event ini, dapat dimainkan secara bergantian dengan Main-Story supaya tidak membosankan.

  • Visit Map side story: Selain mendapatkan side story melalui card dan event. Saat berkunjung ke tempat tinggal salah satu karakter, disitulah pemain dapat side story yang dapat diakses tanpa batas dan terus berlanjut tanpa plot yang menyambung dengan X-Note.

Berikut salah satu Card Side story Luke Pearce




Police Quest 1987:

  • Skenario Tilang: Kamu melihat mobil mengebut. Kamu harus menyalakan sirine, menepi di tempat aman, keluar dari mobil, dan mengetik perintah untuk memeriksa SIM. Jika kamu tidak waspada, pengemudi bisa menembakmu tiba-tiba.

  • Skenario Investigasi: Mengumpulkan bukti di TKP, menginterogasi saksi di bar yang kumuh, dan mengikuti prosedur administrasi di kantor polisi (seperti menyimpan barang bukti di loker yang benar).


Bagaimana game ini bisa menjadi game terbaik untuk saya?

Meskipun saya sudah lama tidak main dan akun terdahulu sudah terhapus secara tidak sengaja, pada saat Event seperti Tomb of Evil eksplorasi untuk menyelesaikan quest adalah hal yang seru bagi saya. Kemudian, setiap selesai enhance level kartu S atau SSR, terdapat kejutan story ringan sehingga tidak terlalu serius untuk menyelesaikan semua Chapter di X-Note story. Dan yang terakhir adalah mengatur strategi penggunaan S-Chips untuk gacha sehingga saya dapat menambah kartu SSR dan memperkuat power saat harus Legal Study.


Bartle Personality 


Achiever

Police Quest 1987: Tantangan sulit dan prosedur yang presisi. Fokus pada penguasaan sistem, kenaikan pangkat, dan skor tertinggi. 


Tears of Themis:

  • Mencapai kepuasan saat menyelesaikan level-level secara berurutan dalam satu chapter

  • Mencapai kepuasan saat dapat menyelesaikan 1 chapter story dari X-Note Story

  • Mencapai kepuasan saat mendapatkan kartu yang diinginkan saat Gacha

  • Mencapai kepuasan saat mengumpulkan S-Chip, Coin, dan Card Fragment.

  • Mencapai kepuasan saat dapat berdebat di sidang terbuka.

  • Sound background yang fresh dan lebih tenang dibandingkan game detektif biasanya.

  • Senang saat mengikuti story setiap karakter yang ada, apalagi yang casual atau story yang lebih santai dibandingkan story utamanya

  • Senang saat update event karakter yang disuka.

  • Visual yang immersive dan kekinian.


Explorer

Police Quest 1987: Menjelajahi sistem dan detail informasi.


Tears of Themis:

  • Dapat memainkan mini-game seperti Trial of Thermis, Temple of Trial, dan event yang sudah selesai

  • Pemain pasti akan melakukan eksplorasi kekuatan kartu untuk menimbang kekuatan saat debat

  • Ada fitur custom profile pemain, background, dan badge

  • Ada mini game debat untuk mengumpulkan item material yang diperlukan seperti untuk mendapatkan “Logic Evolution” di section Legal Studies

  • NXX HQ (Markas Besar) yang berfungsi untuk mengeksplor dan menelaah data setelah memainkan story

  • Kustomisasi dekorasi markas NXX-HQ


Socializer

Police Quest 1987: hampir tidak memberikan ruang untuk berinteraksi karena fokus berkutat pada prosedur yang kaku untuk menyelesaikan game 


Tears of Themis:

  • Fitur menambah teman dan mengirim gift

  • Karakter yang interaktif dan dapat berbicara, mengirim pesan, dan video call

  • Rasa senang saat dapat memamerkan badge dan kartu limited edition setelah menyelesaikan event di profil


Killer

Police Quest 1987: Dominasi melalui otoritas dan penggunaan kekuatan yang tepat.  


Tears of Themis:

  • Meng-upgrade semua kartu untuk memenangkan lawan yang sulit di Legal Study

  • Mengumpulkan banyak kartu yang kuat, bukan hanya sekedar visual, tapi karena value evolution-nya sangat berarti dalam permainan Temple of Trials

  • Mendapatkan Badge event tertentu sebagai bukti superioritas atas pemain "kasual".

  • Rela menghabiskan banyak duit demi mengumpulkan tears untuk gacha (karena gem nggak banyak berguna)

  • Selalu mengejar event yang ada, terlebih saat musim karakter yang diincar.


Yang membedakan dari Police Quest 1987: In Pursuit of the Death Angel

Police Quest 1987. Sumber: IMDb

(Police Quest 1987. Sumber: IMDb)


Secara umum, genre utama dari kedua game ini adalah sama yaitu Mystery dan Adventure. Namun yang membedakan dari kedua game ini adalah tingkatan Fun sesuai zamannya. Pada zaman saat ini, hanya dengan tema kriminal dan detektif atau pasif game detective, dianggap kurang menarik dan kurang menantang. Sehingga dengan perpaduan genre otome. Ada timbal balik antara karakter dengan pemain. Pada game Police Quest, pemain akan mengikuti prosedur polisi secara ketat. Jika melanggar aturan, pemain akan game over. Kemudian, Tears of Themis game detektif otome yang dirancang immersive sehingga dapat berinteraksi sedangkan Police Quest masih dirancang menggunakan key control.


Ide tambahan untuk meningkatkan Fun


1. Fitur "Undercover Identity" (Penyamaran Dinamis) Dalam Police Quest, penyamaran adalah momen krusial. Mengusulkan sistem penyamaran yang tidak hanya sekadar ganti kostum, tapi memengaruhi interaksi. Mekanik Fun: Pemain harus memilih gaya bicara atau perilaku yang sesuai dengan lokasi penyamaran (misal: masuk ke klub ilegal vs. kantor korporat). Jika salah memilih opsi dialog, "Bar Kecurigaan" akan naik, menciptakan ketegangan instan. 2. Sistem "Butterfly Effect" pada Bukti.

Di game lama, salah prosedur berarti Game Over. Mekanik Fun: Jika pemain melewatkan satu bukti kecil atau salah prosedur saat menangani bukti (misal: terkontaminasi), kasusnya tetap jalan, tapi hasil persidangan atau cara penjahat merespons akan berbeda. Ini memberikan rasa tanggung jawab yang besar kepada pemain tanpa langsung menghentikan permainan. 3. Evolusi dari sistem debat kartu di Tears of Themis. Mekanik Fun: Saat berdebat atau menginterogasi, pemain bisa memilih kata sebelum menyerang, dibandingkan hanya menggunakan elemen kartu. 4. Mode "Moral Dilemma". Mekanik Fun: Berikan pilihan di akhir kasus: Apakah pemain akan memproses tersangka sesuai hukum yang kaku, atau memberikan keringanan karena alasan kemanusiaan? Pilihan ini akan memengaruhi reputasi karaktermu di mata publik atau rekan kerja.

Video trailer Tears of Themis



Video play demo Tears of Themis



Download Tears of Themis

Google Play: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.miHoYo.tot.glb&pcampaignid=web_share

App Store: ‎Tears of Themis App - App Store


Police Quest 1987: In Pursuit of the Death Angel




5028231084 / Siti Aisya Zafira (ppg2026)




Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kuliah Game - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger