Genre: Action-Adventure, Soulslike
Tema: Dark Fantasy, Feudal Japan (Sengoku Era), Mitologi
Rating: Mature (17+) / PEGI 18 / ESRB M
Sekiro: Shadows Die Twice adalah game action-adventure garapan FromSoftware dan diterbitkan oleh Activision yang berhasil meraih penghargaan Game of the Year pada The Game Awards 2019. Berlatar akhir era Sengoku di Jepang yang kelam, pemain berperan sebagai seorang shinobi bernama Wolf dengan misi menyelamatkan tuannya, Kuro (sang Divine Heir). Game ini berfokus pada pertarungan pedang berkecepatan tinggi yang menuntut presisi, pemanfaatan Shinobi Prosthetic, serta pergerakan vertikal lincah menggunakan Grappling Hook.
STORY
Cerita berlatar di wilayah pegunungan Ashina pada akhir era Sengoku, masa ketika klan Ashina terancam runtuh akibat tekanan militer kementerian pusat. Demi mempertahankan tanah airnya dari kehancuran total, sang komandan militer, Genichiro Ashina, menawan seorang anak bangsawan bernama Kuro. Genichiro bertekad memanfaatkan Dragon's Heritage, yaitu darah keabadian yang mengalir di tubuh Kuro, untuk menciptakan pasukan abadi.
Pemain berperan sebagai Wolf, shinobi setia yang bersumpah melindungi Kuro. Di awal cerita, Wolf dikalahkan oleh Genichiro dan kehilangan lengan kirinya, sementara Kuro berhasil ditawan. Wolf yang selamat dibawa ke Dilapidated Temple oleh seorang pemahat misterius (Sculptor) dan dipasangi lengan mekanis bernama Shinobi Prosthetic. Berbekal senjata baru ini serta anugerah keabadian dari darah Kuro, Wolf bangkit untuk menyusup ke Ashina Castle dan membebaskan tuannya.
Setelah berhasil menemui Kuro, Kuro menolak keras darah keabadiannya disalahgunakan untuk perang. Kuro memandang Dragon's Heritage sebagai kutukan yang merusak kemanusiaan dan menolak keabadian itu sendiri. Kuro meminta Wolf membantunya melakukan ritual pemutus kutukan keabadian (Immortal Severance). Setia pada perintah sang tuan, Wolf memulai ekspedisi berbahaya ke penjuru wilayah Ashina, mulai dari Senpou Temple hingga Sunken Valley, untuk mengumpulkan artefak kunci ritual seperti Mortal Blade, Shelter Stone, dan Lotus of the Palace.
ATURAN BERMAIN
Sistem Posture dan Vitality:
Pertarungan Sekiro tidak berfokus pada saling menghabiskan darah (Vitality), melainkan berpusat pada Posture Bar. Setiap serangan dan tangkisan akan mengisi bar Posture lawan. Ketika Posture lawan penuh dan pecah (Posture Break), musuh akan oleng dan memicu lingkaran merah untuk eksekusi fatal (Deathblow). Vitality tetap memiliki peran penting: semakin sekarat darah musuh, semakin lambat regenerasi Posture mereka, sehingga pertarungan menuntut agresi konstan agar Posture musuh tidak pulih kembali.
Mekanik Deflect dan Guard:
Kunci utama pertahanan adalah Deflect, yaitu menekan tombol block tepat sepersekian detik sebelum senjata musuh mengenai tubuh (ditandai denting pedang nyaring dan percikan api besar). Deflect yang sukses akan memberikan posture damage besar ke musuh tanpa merusak Posture Wolf. Sebaliknya, jika hanya menahan tombol Guard biasa, Posture Wolf yang akan terkikis cepat hingga pertahanannya terbuka (guard broken).
Perilous Attacks (Kanji Merah "危"):
Musuh memiliki serangan mematikan yang tidak bisa ditahan dengan Guard biasa. Saat kanji merah muncul di atas kepala Wolf, pemain harus membaca animasi gerak musuh dan meresponsnya secara spesifik:
Thrust (Serangan Tusukan): Dibalas dengan Mikiri Counter, teknik menginjak senjata lawan ke tanah yang menghasilkan posture damage sangat masif.
Sweep (Tebasan Menyapu Bawah): Dihindari dengan melompat ke udara, lalu menekan tombol lompat sekali lagi untuk menginjak kepala musuh (head-stomp jump kick).
Grab (Serangan Bantingan/Cengkeraman): Tidak bisa ditangkis dan harus dihindari dengan melompat mundur atau melakukan dodge ke samping.
Deathblow (Combat & Stealth):
Titik merah (red dot) yang muncul di badan musuh saat Posture mereka pecah atau saat disergap dari belakang. Musuh kroco langsung mati dalam satu kali Deathblow, sementara mini-boss dan boss utama memiliki beberapa bulatan indikator nyawa (Deathblow markers) yang mengharuskan pemain mengeksekusinya beberapa kali untuk menang.
Shinobi Prosthetic dan Spirit Emblems:
Lengan mekanis Wolf dapat dipasangi berbagai perkakas taktis yang mengonsumsi amunisi bernama Spirit Emblems. Tiap prosthetic tool memiliki fungsi spesifik untuk mengeksploitasi kelemahan musuh:
Loaded Axe untuk menghancurkan tameng kayu lawan.
Shinobi Firecracker untuk mengejutkan musuh dan binatang buas demi membuka celah serang.
Loaded Spear untuk menarik baju zirah lawan atau menarik musuh dari jarak jauh.
Flame Vent untuk memberi status burn pada musuh yang takut api (seperti Chained Ogre).
Loaded Umbrella untuk menangkis rentetan proyektil dan serangan elemen.
Mobilitas, Stealth, dan Grappling Hook:
Wolf memiliki mobilitas tinggi tanpa dibatasi oleh stamina. Pemain bisa berjongkok di semak-semak, bergelantungan di tebing, dan menggunakan Grappling Hook untuk berpindah secara vertikal melintasi atap atau dahan pohon. Mekanik stealth memungkinkan pemain menghabisi musuh satu per satu tanpa memicu keributan, bahkan bisa dipakai untuk mencuri satu bar nyawa (Deathblow) milik mini-boss sebelum duel dimulai.
Resurrection dan Dragonrot:
Darah keabadian Dragon's Heritage memberi Wolf kemampuan untuk bangkit dari kematian (Resurrection) di tempat. Setelah bangkit sekali, tanda kebangkitan berikutnya akan terkunci sampai pemain berhasil melakukan Deathblow pada musuh. Namun, jika Wolf mengalami kematian mutlak (True Death) berulang kali, penyakit kutukan bernama Dragonrot akan menyebar ke NPC di dunia Ashina. Penyakit ini membuat NPC batuk parah, menahan progres misi sampingan mereka, dan menurunkan persentase bantuan ilahi (Unseen Aid).
![]() |
Momen saat Posture bar musuh (Inner Genichiro) penuh dan memicu titik merah Deathblow |
SKENARIO
Main Progression (Eksplorasi Wilayah Ashina):
Alur permainan bergerak secara semi-open world melalui dunia bertingkat yang saling terhubung. Pemain bebas memilih urutan area yang ingin dijelajahi terlebih dahulu setelah menembus Ashina Castle: mendaki gunung berkabut ke Senpou Temple untuk menemui Divine Child, menyelami gua beracun Sunken Valley untuk berhadapan dengan Guardian Ape, atau menjelajahi Ashina Depths yang gelap menuju Mibu Village. Di pertengahan cerita, skenario menghadirkan dilema moral saat Wolf bertemu kembali dengan ayah angkatnya, Great Shinobi Owl, di atap kastil. Pilihan dialog untuk tetap setia pada Kuro atau mematuhi hukum Iron Code akan menentukan arah cerita dan memicu alur boss fight yang berbeda.Memory Scenario (Kilas Balik Hirata Estate):
Skenario masa lalu yang diakses dengan mempersembahkan Bell Charm ke patung Buddha di Dilapidated Temple. Pemain dibawa kembali ke insiden kebakaran kediaman klan Hirata tiga tahun silam. Skenario ini berfungsi melengkapi kepingan misteri bagaimana Wolf pertama kali menerima darah keabadian dari Kuro, sekaligus menjadi tempat penting untuk menemukan perkakas Shinobi Prosthetic kunci (seperti Loaded Axe dan Flame Vent) serta duel melawan bos ilusi, Lady Butterfly.Perburuan Mini-Boss dan Entitas Tersembunyi:
Di sepanjang eksplorasi, pemain dihadapkan pada skenario perburuan mini-boss opsional berhadiah Prayer Beads untuk memperpanjang bar HP (seperti General Ashina, Seven Ashina Spears, Snake Eyes, hingga ninja Lone Shadow). Selain itu, terdapat entitas mistis tersembunyi berstatus Apparition di gua gelap atau dasar danau (seperti Headless dan Shichimen Warrior) yang membutuhkan item khusus seperti Divine Confetti dan Pacifying Agent untuk menaklukkan efek kutukan Terror.Reflection dan Gauntlet of Strength (Endgame Boss Rush):
Fitur tantangan yang dapat diakses langsung dari Sculptor's Idol. Skenario ini memungkinkan pemain untuk menantang kembali bos mana pun yang telah dikalahkan secara instan (Reflection of Strength) atau menyelesaikan rentetan duel bos berturut-turut tanpa boleh mati (Gauntlet of Strength). Mode ini menghadirkan varian bos versi lebih ganas dan agresif (Inner Genichiro, Inner Father, dan Inner Isshin) dengan hadiah jurus tempur baru (Sakura Dance) serta kostum alternatif untuk Wolf.
![]() |
| Suasana malam di atap Ashina Castle, area sentral yang menghubungkan berbagai rute perjalanan Wolf |
BIG ACHIEVEMENT (BUKTI SEBAGAI GAME TERBAIK)
Definisi game terbaik bagi saya adalah game yang kualitas gameplay-nya tidak lekang oleh waktu dan terus memotivasi pemainnya untuk berkembang. Sekiro membuktikan hal ini lewat tingkat replayability yang luar biasa. Alih-alih berhenti setelah sekali tamat, saya terus memainkannya melintasi berbagai siklus playthrough demi menguasai seluruh mekanik pertarungannya hingga ke level tertinggi.
1. Penaklukan Seluruh Gauntlet of Strength dan Mortal Journey
![]() |
| Menu Change Form di Sculptor's Idol yang menampilkan seluruh kostum alternatif Wolf |
Pencapaian paling prestisius yang membuktikan jam terbang saya di game ini adalah menaklukkan seluruh mode Gauntlet of Strength, mulai dari Divine Heir, Shura, Severance, hingga Mortal Journey. Mode Mortal Journey adalah ujian ketahanan puncak di mana pemain dituntut menumbangkan belasan bos berturut-turut tanpa boleh mati sekalipun. Keberhasilan menuntaskan seluruh tantangan ini membuat saya berhasil membuka seluruh form dan kostum alternatif Wolf, yaitu Ashina, Tengu, dan Shura.
2. Evolusi Penguasaan Duel Pedang: Dari Sword Saint hingga Inner Isshin
![]() |
| Layar kemenangan Immortality Severed setelah menundukkan duel pedang melawan Inner Isshin di padang rumput Ashina |
Kepuasan terbesar bermain Sekiro lahir dari kurva belajar yang murni mengandalkan refleks tangan pemain. Momen paling membanggakan di awal bermain adalah saat pertama kali berhasil menumbangkan Isshin, the Sword Saint setelah puluhan kali gagal membaca pola serangannya. Sekarang, tingkat penguasaan bertarung saya sudah berkembang jauh hingga mampu menundukkan versi terkuatnya, yaitu Inner Isshin. Duel pedang di Sekiro terasa adil dan memuaskan karena kemenangan didapatkan murni dari membaca animasi serangan, presisi deflect, dan respons Mikiri Counter yang tepat.
3. Dedikasi Multi-Playthrough dan 100% Upgrade Shinobi Prosthetic
![]() |
| Pohon upgrade Shinobi Prosthetic yang telah terbuka penuh 100% hingga varian Lazulite Sacred Flame |
Dedikasi waktu bermain saya tercermin dari perjalanan melintasi empat siklus playthrough untuk menuntaskan berbagai cabang cerita utama, mulai dari ending Immortal Severance, Shura, Purification, hingga saat ini menuju Dragon's Homecoming. Eksplorasi mendalam di berbagai siklus ini memungkinkan saya mengumpulkan material langka Lapis Lazuli dalam jumlah maksimal, sehingga berhasil membuka seluruh cabang Shinobi Prosthetic secara 100%, dengan pencapaian terakhir berupa pembukaan varian api suci Lazulite Sacred Flame
ANALISIS FUN (MENURUT BARTLE PERSONALITY)
Achiever
Mengumpulkan seluruh 40 Prayer Beads dan 9 Gourd Seeds yang tersebar di dunia permainan untuk memaksimalkan kapasitas bar darah serta labu penyembuh Wolf.
Membuka 100% seluruh cabang keahlian di berbagai buku Skill Tree (Ashina, Senpou, Prosthetic, hingga Mushin Arts) demi menyempurnakan seluruh kemampuan pasif dan aktif.
Menyelesaikan seluruh pohon peningkatan Shinobi Prosthetic hingga tier tertinggi dengan mengumpulkan material langka Lapis Lazuli yang jumlahnya terbatas di setiap playthrough
. Mengoleksi seluruh wujud fisik alternatif Wolf (Change Form: Ashina, Tengu, dan Shura) sebagai piala visual atas keberhasilan menuntaskan tantangan
.
Explorer
Menelusuri rantai misi rahasia untuk membuka 4 cabang ending berbeda (Immortal Severance, Shura, Purification, dan Dragon's Homecoming) lewat proses menguping percakapan penting, mencari gulungan tersembunyi, dan mengumpulkan bahan ritual kuno.
Menjelajahi peta vertikal pegunungan Ashina menggunakan Grappling Hook untuk menemukan jalan pintas, dinding putar rahasia shinobi, area bawah air, dan lokasi tersembunyi.
Menguak sejarah masa lalu karakter melalui interaksi organik, seperti menyuguhkan berbagai jenis Sake (Monkey Booze, Dragonspring Sake) kepada Isshin, Emma, dan Sculptor, serta menguping pembicaraan prajurit musuh (Eavesdrop).
Bereksperimen dengan kelemahan spesifik musuh (prosthetic counter), seperti menarik kelabang dari leher Guardian Ape menggunakan Loaded Spear, meracuni klan Okami dengan Sabimaru, atau memicu ketakutan monster menggunakan api.
Socializer
Menggunakan dan meninggalkan rekaman Remnants (jejak arwah 30 detik serta pesan teks singkat) untuk memberi petunjuk jalur lompatan aman atau memperingatkan jebakan kepada pemain lain di seluruh dunia.
Membagikan rekaman klip duel bertempo tinggi (clean parry montage) ke forum komunitas game sebagai sarana unjuk strategi dan membantu pemain yang kesulitan menghadapi bos tertentu.
Berdiskusi aktif di forum komunitas daring mengenai bedah teori narasi, misteri klan Okami, serta interpretasi filosofis di balik kutukan darah Dragon's Heritage.
Killer
Menguasai ritme Deflect yang rapat dan Mikiri Counter presisi untuk menekan pertahanan lawan secara agresif hingga mematahkan bar Posture tanpa memberi musuh ruang bernapas
. Menaklukkan duel puncak melawan versi bos paling sulit (Inner Genichiro, Inner Father, dan Inner Isshin) murni mengandalkan dominasi refleks tangan.
Menguji ketahanan mental dan keunggulan bermain dengan menuntaskan Mortal Journey (menumbangkan belasan bos berturut-turut tanpa boleh mati) serta mengaktifkan modifikasi tersulit seperti Demon Bell atau bermain tanpa jimat perlindungan (Charmless Run).
VIDEO TRAILER
VIDEO PLAY DEMO
LINK PEMBELIAN
Beli Sekiro: Shadows Die Twice di Steam Store
Nama: Timothy Antonio Flassy
NRP: 5025231306






0 komentar :
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !