F1 24 (PPG 2026)

Selasa, 28 April 2026

 


Klasifikasi

  • Judul resmi: F1 24
  • Developer: Codemasters
  • Publisher: Electronic Art
  • Platform: PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S
  • Genre: Racing Simulation
  • Tema: Motorsport
  • Mode: Single-player, Multiplayer
  • Rating ESRB: E (Everyone)
  • Tahun Rilis: 2024

Apa Itu F1 24?

F1 24 adalah iterasi dari seri resmi Formula 1 yang dikembangkan oleh Codemasters dan dipublikasikan oleh Electronic Arts. Berbeda dari kebanyakan rilisan tahunan yang cenderung aman dan repetitif, F1 24 justru mencoba melakukan perubahan pada aspek paling sensitif dalam game balap: fundamental handling kendaraan.

Perubahan ini bukan sekadar penyesuaian minor, tetapi menyentuh cara mobil merespons input pemain, terutama pada fase turn-in, mid-corner stability, dan exit traction. Mobil terasa lebih ringan, lebih cepat bereaksi, dan lebih mudah dikontrol dalam kondisi tertentu. Bagi pemain baru, ini membuat game terasa lebih accessible. Namun bagi pemain yang terbiasa dengan karakter handling seri sebelumnya, perubahan ini terasa signifikan dan bahkan kontroversial karena dianggap mengurangi sensasi “berat” dan kompleksitas khas simulasi.

Di luar handling, F1 24 tetap membawa elemen khas seri ini: lisensi resmi seluruh tim, pembalap, dan sirkuit musim Formula 1, lengkap dengan presentasi broadcast-style yang mendekati siaran nyata. Mode Career dan My Team juga diperluas dengan sistem progression dan rivalitas yang lebih terasa, meskipun tidak sepenuhnya revolusioner.

Pada akhirnya, F1 24 berada di posisi yang cukup unik. Secara desain, game ini masih mengusung identitas sebagai racing simulation. Namun dalam praktiknya, ia bergerak ke arah tengah, menjadi kombinasi antara realism yang disederhanakan, accessibility untuk pemain baru, dan sistem kompetitif yang tetap relevan untuk pemain berpengalaman.

Hasilnya bukan simulasi murni, dan juga bukan arcade sepenuhnya, melainkan sebuah interpretasi modern dari game F1 yang mencoba menjangkau dua dunia sekaligus, dengan konsekuensi bahwa tidak semua pemain akan merasa sepenuhnya terpuaskan.

Career Mode  Sebagai Mode Linear 



Di F1 24, Career Mode bukan lagi sekadar rangkaian balapan berurutan, tetapi mulai diarahkan menjadi simulasi perjalanan karier pembalap yang lebih dinamis dan reaktif. Fokus utamanya ada pada bagaimana performa di lintasan terhubung langsung dengan perkembangan karier di luar lintasan.

Pemain diberikan fleksibilitas untuk memulai dari berbagai titik, baik sebagai rookie yang membangun reputasi dari bawah, maupun langsung bergabung dengan tim papan atas. Namun perbedaannya kini tidak hanya kosmetik. Pemilihan jalur awal memengaruhi ekspektasi performa, tekanan dari tim, serta kecepatan progression dalam mendapatkan kontrak dan upgrade.

Salah satu perubahan penting ada pada sistem rivalitas dan reputasi. Interaksi dengan pembalap lain tidak lagi sekadar naratif, tetapi terikat dengan performa di track. Over-take agresif, defensive driving, atau insiden di lintasan dapat memengaruhi hubungan antar pembalap, yang pada akhirnya berdampak pada dinamika balapan berikutnya. Ini menciptakan lapisan “meta-game” di luar sekadar finishing position.

Dari sisi tim, pengembangan mobil kini terasa lebih terintegrasi dengan performa pemain. Feedback dari hasil balapan berkontribusi pada arah upgrade, sehingga progression tidak hanya berbasis waktu, tetapi juga hasil dan konsistensi. Ini membuat Career Mode terasa lebih seperti kolaborasi antara pembalap dan tim, bukan sekadar sistem upgrade pasif.

Sementara itu, mode cerita Braking Point kembali hadir dengan pendekatan yang lebih menyatu dengan Career Mode. Jika sebelumnya terasa terpisah sebagai campaign sinematik, kini elemen dramatis seperti rivalitas, konflik tim, dan tekanan performa lebih terasa relevan dengan sistem karier utama.

Meski tetap scripted dan memiliki batasan pilihan, Braking Point berfungsi sebagai “lapisan naratif” yang memperkuat konteks balapan, bukan sekadar cutscene tambahan.

Aturan Main Utama — Handling Adalah Segalanya

Di F1 24, semua sistem pada akhirnya bermuara ke satu hal: bagaimana mobil bereaksi terhadap input pemain di lintasan. Berikut mekanik utama yang benar-benar menentukan pengalaman bermain:

1. Handling System (Perubahan Fundamental)



Perubahan terbesar di F1 24 ada pada sistem handling yang kini terasa lebih agresif dan responsif. Mobil memiliki turn-in yang lebih cepat, artinya saat pemain mulai membelokkan setir, mobil langsung merespons tanpa delay yang signifikan. Ini membuat entry corner terasa lebih tajam dan mudah dikontrol.

Selain itu, front grip ditingkatkan, sehingga mobil lebih stabil saat masuk tikungan dan tidak mudah understeer seperti di seri sebelumnya. Pada saat yang sama, karakter oversteer menjadi lebih mudah dikoreksi, memungkinkan pemain melakukan throttle control tanpa kehilangan mobil secara tiba-tiba.

Dampaknya, mobil terasa lebih “hidup” dan mudah dipahami, terutama untuk pemain baru. Namun, bagi pemain yang terbiasa dengan handling berat dan lebih realistis, perubahan ini terasa terlalu ringan dan kurang memberikan feedback kompleks. Di sinilah perdebatan muncul: antara aksesibilitas vs autentisitas.

2. ERS & Tire Management (Strategi Mikro yang Menentukan)



Meskipun handling menjadi lebih ramah, aspek strategi tetap menjadi inti permainan melalui sistem ERS dan manajemen ban.

ERS (Energy Recovery System) berfungsi sebagai sumber tenaga tambahan yang bisa digunakan secara situasional. Penggunaan ERS yang tepat, misalnya saat keluar tikungan atau di straight panjang, bisa menjadi penentu saat overtaking. Sebaliknya, penggunaan yang boros bisa membuat pemain kehilangan keunggulan di lap penting.

Di sisi lain, ban memiliki karakteristik degradasi yang nyata. Semakin agresif gaya mengemudi, semakin cepat grip ban menurun. Ini memaksa pemain untuk menyeimbangkan antara push dan konservasi. Kesalahan dalam menjaga ban tidak langsung terasa dalam satu lap, tetapi akan berdampak besar dalam jangka panjang.

3. Race Strategy (Makro Decision Making)



Balapan di F1 24 bukan hanya soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten dalam mengambil keputusan.

Pemain harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti timing pit stop, kondisi cuaca, dan posisi di lintasan. Misalnya, pit terlalu cepat bisa membuat pemain kehilangan posisi, sementara terlalu lama bisa membuat ban habis dan kehilangan waktu lebih banyak.

Perubahan cuaca juga menambah kompleksitas. Transisi dari dry ke wet (atau sebaliknya) memaksa pemain untuk cepat beradaptasi, baik dalam pemilihan ban maupun gaya mengemudi.

Semua keputusan ini terjadi secara real-time, sehingga pemain dituntut untuk tidak hanya cepat secara mekanik, tetapi juga cerdas secara strategis.

4. Assists vs Realism (Fleksibilitas Pengalaman)



Salah satu kekuatan F1 24 adalah fleksibilitasnya dalam menyesuaikan tingkat kesulitan. Game ini menyediakan berbagai assist seperti traction control, braking assist, hingga racing line yang membantu pemain memahami lintasan.

Bagi pemula, sistem ini membuat game jauh lebih approachable tanpa harus memahami semua mekanik kompleks sejak awal. Namun, bagi pemain berpengalaman, semua assist bisa dimatikan untuk mendapatkan pengalaman yang lebih menuntut dan mendekati simulasi.

Perbedaan ini bukan sekadar tingkat kesulitan, tetapi benar-benar mengubah cara bermain. Dengan assist aktif, fokus ada pada mengikuti sistem. Tanpa assist, pemain harus mengandalkan feeling, kontrol throttle, dan pemahaman track secara penuh.

Skenario Permainan



F1 24 tidak dibangun dengan satu jalur pengalaman tunggal, melainkan beberapa skenario bermain yang masing-masing menawarkan pendekatan berbeda terhadap dunia Formula 1.

Career Mode menjadi inti utama, di mana pemain menjalani perjalanan sebagai pembalap profesional. Di sini, performa di lintasan terhubung langsung dengan reputasi, kontrak tim, dan perkembangan karier. Setiap hasil balapan bukan hanya menentukan posisi klasemen, tetapi juga memengaruhi dinamika hubungan dengan tim dan rival di grid.

Berbeda dengan itu, My Team Mode memberikan perspektif yang lebih luas dengan menempatkan pemain sebagai pembalap sekaligus manajer tim. Selain balapan, pemain harus mengelola pengembangan mobil, sumber daya tim, dan keputusan strategis jangka panjang. Mode ini menambahkan lapisan manajemen yang membuat pengalaman terasa lebih kompleks dibanding sekadar menjadi pembalap.

Untuk sesi bermain yang lebih singkat, Grand Prix Mode menyediakan pengalaman balapan instan tanpa harus melalui progression panjang. Pemain bisa langsung memilih sirkuit, kondisi balapan, dan menjalankan race dalam format yang fleksibel. Mode ini cocok untuk fokus pada aspek mekanik dan latihan tanpa distraksi sistem lain.

Sementara itu, Online Multiplayer membuka akses ke kompetisi global. Di sini, pemain berhadapan dengan lawan nyata dari berbagai tingkat skill, sehingga setiap balapan menjadi lebih dinamis dan tidak terprediksi. Konsistensi, adaptasi, dan kemampuan membaca situasi menjadi jauh lebih penting dibanding bermain melawan AI.

Bukti “Game Ini Layak Dimainkan”



Daya tarik F1 24 tidak hanya datang dari lisensi resmi, tetapi dari bagaimana sistemnya mampu mempertahankan engagement dalam jangka panjang. Dengan kombinasi Career Mode yang progresif dan multiplayer kompetitif, total waktu bermain dapat dengan mudah mencapai puluhan hingga ratusan jam tanpa terasa repetitif, terutama bagi pemain yang ingin terus meningkatkan performa.

Dari sisi value, game ini jelas lebih relevan bagi penggemar Formula 1 yang ingin mendapatkan representasi terbaru dari musim berjalan, lengkap dengan tim, pembalap, dan sirkuit resmi. Namun, bagi pemain yang sudah memiliki seri sebelumnya, peningkatan yang ditawarkan mungkin terasa sebagai evolusi, bukan revolusi.

Secara gameplay, game ini memberikan dampak nyata pada skill pemain, terutama dalam hal memahami racing line, braking point, dan menjaga konsistensi lap time. Tidak seperti game kasual, peningkatan performa di F1 24 terasa langsung sebagai hasil dari latihan dan adaptasi, bukan sekadar progression sistem.

Replayability juga menjadi salah satu kekuatan utama. Variasi strategi, kondisi balapan, dan kompetisi online memastikan bahwa setiap race tidak pernah benar-benar identik. Bahkan di sirkuit yang sama, hasil bisa berbeda tergantung keputusan dan eksekusi pemain.

Pada akhirnya, lisensi resmi Formula 1 tetap menjadi nilai tambah yang signifikan. Kehadiran tim, pembalap, dan sirkuit asli memberikan konteks autentik yang sulit ditandingi oleh game balap lain, terutama bagi pemain yang mengikuti dunia F1 secara aktif.

FUN (BARTLE PERSONALITY)

Achiever



Pada F1 24, kesenangan untuk tipe Achiever tidak hanya datang dari sekadar menang balapan, tetapi dari proses membangun performa secara konsisten dan terukur. Naik podium atau memenangkan championship memang menjadi tujuan utama, tetapi kepuasan sebenarnya muncul dari bagaimana pemain mencapainya melalui peningkatan skill dan optimasi strategi.

Dalam Career Mode, progres terasa jelas karena setiap hasil balapan berkontribusi langsung terhadap reputasi, kontrak tim, dan perkembangan mobil. Pemain tidak hanya berlomba untuk menang, tetapi juga untuk memenuhi ekspektasi tim, mengalahkan rival, dan menjaga konsistensi sepanjang musim. Ini menciptakan tekanan yang realistis, di mana satu kesalahan bisa berdampak pada posisi di klasemen.

Selain itu, aspek setup mobil menjadi bagian penting bagi Achiever. Pemain dapat mengatur aerodinamika, suspensi, hingga distribusi brake bias untuk menyesuaikan karakter mobil dengan tiap sirkuit. Proses trial and error dalam mencari setup terbaik memberikan kepuasan tersendiri, karena peningkatan performa terasa langsung di lap time.

Dari sisi sistem, F1 24 juga menyediakan achievement dan objective berbasis performa, seperti memenangkan balapan tanpa assist tertentu, mencapai posisi tertentu dalam kondisi sulit, atau menyelesaikan musim dengan target spesifik. Ini memberi motivasi tambahan bagi pemain yang ingin menuntaskan semua tantangan yang tersedia.

Di multiplayer, Achiever mendapatkan dimensi baru melalui ranked progression dan leaderboard global. Kemenangan tidak hanya bersifat personal, tetapi juga berdampak pada posisi pemain di antara komunitas global. Naik peringkat menjadi indikator nyata dari peningkatan skill, bukan sekadar pencapaian lokal.

Secara keseluruhan, F1 24 menggeser pengalaman Achiever dari sekadar “menang sekali” menjadi proses panjang menuju konsistensi, efisiensi, dan penguasaan sistem balapan secara menyeluruh.

Explorer

Pada F1 24, kesenangan tipe Explorer tidak datang dari eksplorasi dunia terbuka, tetapi dari pendalaman teknis setiap sirkuit secara detail. Setiap track memiliki karakteristik unik yang harus dipelajari, mulai dari racing line optimal, titik pengereman (braking point), hingga bagaimana mobil bereaksi di sektor tertentu.

Misalnya, sirkuit jalanan seperti Monaco menuntut presisi ekstrem karena ruang yang sempit dan minim margin error, sementara sirkuit cepat seperti Silverstone menekankan flow dan kestabilan di high-speed corner. Explorer akan menikmati proses memahami perbedaan ini, termasuk bagaimana perubahan kecil pada setup mobil memengaruhi performa di tiap track.

Eksplorasi juga terjadi pada level mikro, seperti mencoba berbagai pendekatan di tikungan yang sama, menguji batas grip ban, atau mencari cara keluar tikungan dengan akselerasi paling optimal. Mode practice dan time trial menjadi “laboratorium” bagi Explorer untuk bereksperimen tanpa tekanan kompetisi.

Dengan kata lain, eksplorasi di F1 24 bukan tentang luasnya dunia, tetapi tentang kedalaman pemahaman terhadap lintasan dan mekanik kendaraan.

Killer



Untuk tipe Killer, F1 24 menghadirkan kesenangan melalui kompetisi langsung yang menuntut agresivitas sekaligus kontrol. Duel di lintasan, terutama saat melakukan overtaking di zona sempit atau mempertahankan posisi di lap terakhir, menjadi momen paling intens dalam game ini.

Namun, berbeda dengan game balap arcade, agresivitas di sini harus dikontrol. Manuver yang terlalu nekat bisa berujung penalti atau bahkan DNF (Did Not Finish). Ini menciptakan keseimbangan antara risiko dan reward, di mana pemain harus tahu kapan menyerang dan kapan bertahan.

Di multiplayer, aspek ini berkembang lebih jauh. Lawan bukan lagi AI dengan pola yang bisa diprediksi, tetapi pemain lain dengan gaya balap yang berbeda-beda. Situasi menjadi jauh lebih dinamis, dan kemenangan sering ditentukan oleh kemampuan membaca perilaku lawan, bukan hanya kecepatan murni.

Kepuasan bagi Killer bukan hanya dari menang, tetapi dari memenangkan duel yang ketat melalui keputusan yang tepat dalam tekanan tinggi.

 Socializer

Meskipun bukan game yang berfokus pada interaksi sosial secara eksplisit, F1 24 tetap menyediakan ruang bagi tipe Socializer melalui fitur multiplayer dan komunitasnya. Mode online memungkinkan pemain untuk berpartisipasi dalam balapan santai maupun kompetitif, di mana interaksi terjadi secara tidak langsung melalui gaya balap, strategi, dan hasil race.

Selain matchmaking biasa, banyak pemain terlibat dalam liga balap komunitas, yang memiliki jadwal rutin, sistem poin, dan bahkan stewarding untuk menilai insiden balapan. Di sinilah aspek sosial menjadi lebih terasa, karena pemain tidak hanya berlomba, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kompetitif yang lebih terstruktur.

Interaksi juga terjadi di luar game, melalui forum, Discord, atau komunitas yang membahas setup mobil, strategi balapan, dan pengalaman bermain. Bagi Socializer, kesenangan tidak hanya datang dari balapan itu sendiri, tetapi dari berbagi pengalaman dan berkembang bersama komunitas.

Worth It atau Tidak?

F1 24 adalah game yang berani berubah, tapi belum tentu semua orang suka hasilnya.

  • Kalau kamu pemain baru → ini entry point yang bagus
  • Kalau kamu hardcore sim racer → mungkin terasa terlalu ringan

Ini bukan revolusi sempurna, tapi jelas bukan sekadar update roster biasa.


Mochamad Fadhil Saifullah

5027231068

PPG 2026

Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kuliah Game - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger