Dalam perkembangan industri game, konsep fun tidak hanya berasal dari kemenangan atau progres, tetapi juga dari pengalaman bermain itu sendiri. Hal ini bisa dianalisis menggunakan teori Bartle Personality yang membagi pemain menjadi empat tipe: Achiever, Explorer, Socializer, dan Killer.
Artikel ini membahas bagaimana fun berevolusi dari game klasik QWOP ke game modern Human: Fall Flat, terutama dalam konteks interaksi berbasis fisika.
QWOP (2008)
QWOP adalah game sederhana di mana pemain mengontrol gerakan kaki seorang pelari menggunakan empat tombol. Mekanik kontrolnya sengaja dibuat tidak intuitif.
Cara Bermain
- Q dan W mengontrol paha
- O dan P mengontrol betis
- Tujuan utama: bergerak sejauh mungkin tanpa jatuh
Tema
- Simulasi sederhana
- Pendekatan eksperimental
- Berbasis kegagalan dan pengulangan
Achiever
Tidak terdapat sistem pencapaian formal seperti level atau reward.
Namun, pemain tetap merasa puas ketika berhasil mencapai jarak tertentu. Ini menunjukkan bahwa pencapaian dapat bersifat internal, bukan hanya dari sistem game.
Explorer
Eksplorasi tidak terjadi pada lingkungan, melainkan pada mekanik kontrol.
Pemain mencoba berbagai kombinasi untuk memahami cara bergerak secara efektif.
Socializer
Tidak ada fitur sosial di dalam game.
Namun, interaksi sosial muncul di luar game, seperti berbagi pengalaman atau video permainan.
Killer
Tidak ada kompetisi langsung.
Meski begitu, muncul emosi seperti frustrasi karena pemain terus mencoba mengalahkan batas kemampuannya sendiri.
Human: Fall Flat (2016)
Human: Fall Flat adalah game puzzle berbasis fisika yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan lingkungan secara bebas, baik secara solo maupun multiplayer.
Cara Bermain
- Mengontrol gerakan tangan dan tubuh karakter
- Menyelesaikan puzzle dengan berbagai pendekatan
- Berinteraksi dengan objek di lingkungan
Tema
- Sandbox
- Puzzle
- Interaksi berbasis fisika
Explorer
Game menyediakan lingkungan yang luas dengan banyak kemungkinan interaksi.
Pemain dapat mencoba berbagai cara untuk menyelesaikan satu masalah.
Socializer
Fitur multiplayer memungkinkan pemain berinteraksi secara langsung.
Banyak pengalaman bermain muncul dari kerja sama atau interaksi antar pemain.
Killer
Tidak berfokus pada kompetisi.
Namun, interaksi antar pemain dapat memunculkan bentuk kompetisi ringan atau gangguan yang bersifat tidak serius.
Sering muncul anggapan bahwa game modern lebih menyenangkan karena memiliki lebih banyak fitur.
Namun, hal ini tidak selalu benar.
QWOP menunjukkan bahwa kesederhanaan dapat menciptakan pengalaman yang kuat, dan Human: Fall Flat menunjukkan bahwa variasi sistem dapat memperluas jenis kesenangan.
Dengan kata lain, perbedaan keduanya bukan hanya pada “lebih baik atau tidak”, tetapi pada pendekatan desain terhadap fun.
Ide Tambahan untuk Meningkatkan Fun
Pengembangan QWOP (Versi Modern)
- Mode multiplayer sederhana
- Sistem leaderboard
- Tantangan harian
- Fitur berbagi replay
Pengembangan Human: Fall Flat
- Mode kompetitif berbasis puzzle
- Sistem ranking
- Event berkala
- Pengembangan konten komunitas
Kesimpulan
Perbandingan antara QWOP dan Human: Fall Flat menunjukkan adanya perubahan dalam cara game dirancang untuk menciptakan kesenangan.
- QWOP menekankan pengalaman individual berbasis tantangan mekanik
- Human: Fall Flat menekankan eksplorasi dan interaksi sosial
Keduanya tetap relevan karena memenuhi tipe kesenangan yang berbeda dalam kerangka Bartle Personality.
0 komentar :
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !